Close

Apa yang Mesti Saya Lakukan Jika Alami Catcalling atau Siulan di Jalan

Hukum di negara kita lagi-lagi akan menyulitkan para perempuan. Indonesia, belum ada regulasi yang spesifik mengatur mengenai catcalling atau street harassment. Ditambah lagi, sulitnya untuk menggandeng saksi.

Seperti tulisan saya sebelumnya mengenai bentuk-bentuk catcalling, perlu ditekan kan lagi bahwa perbuatan memanggil atau bersiul kepada perempuan bukanlah sesuatu yang lucu atau malah membuat si perempuan terhibur.

Seorang teman, pernah bercerita bahwa ia sampai tidak ingin berjalan kaki lagi karena selalu di panggil-panggil atau diganggu jika hendak ke kampus. Ketakutan atau keengganan itu membuatnya terpaksa membeli sebuah sepeda motor.

Kini ia sudah agak lega karena para pria yang selalu mengganggunya di jalan tidak akan melakukan itu lagi. Walau diatas motor kita juga tidak bisa terhindar sepenuhnya dari perbuatan itu.

Lalu, apa yang harus kamu lakukan jika mengalami catcalling?

Noa Jansma seorang perempuan yang berumur 20 tahun melakukan gebrakan yang bagus untuk pelaku. Perempuan yang berkebangsaan Belanda ini melakukan swafoto dengan orang-orang yang mengganggunya di jalan. Foto itu, nantinya akan dia unggah ke instagram. Platform berbagi foto dan video itu, ia mengunggah tindakan pelaku di akun @dearcatcallers.

Hanya dalam waktu satu bulan, dia telah mengunggah 30 buah foto dan berhasil mendapatkan 45.000 pengikut. Para pengikutnya, kebanyakan para perempuan yang menandakan bahwa mereka tidak senang dengan perbuatan tersebut.

Noa Jansma tidak melakukan itu secara diam-diam. Dia benar mengajak pelaku untuk berswafoto. Agaknya pria tersebut tidak akan menyangka bahwa Noa akan mengunggahnya.

Uniknya, dalam setiap foto yang diunggah Noa terdapat kesamaan raut muka yang murung menandakan Noa tidak senang. Sedangkan pria yang diajaknya berfoto terlihat ceria merasa tidak ada yang perlu disesali.

Sebenarnya, upaya mendokumentasikan pelaku sudah sering dilakukan. Pada 2017 lalu, seorang perempuan berkebangsaan Australia di Indonesia, Kate Walton juga mendokumentasikan peristiwa catcalling tersebut melalui cuitannya di twitter.

Hukum di negara kita lagi-lagi akan menyulitkan para perempuan. Indonesia, belum ada regulasi yang spesifik mengatur mengenai catcalling atau street harassment. Ditambah lagi, sulitnya untuk menggandeng saksi.

Untuk membawanya ke ranah hukum jadi opsi yang sangat sulit diwujudkan.

Padahal, di beberapa negara tindakan catcalling sudah termasuk perbuatan yang melanggar hukum. Sejauh ini sudah terdapat enam negara yang mempunyai undang-undang yang mengatur pelecehan di jalanan. Belgia, Portugal, Argentina, Kanada, New Zealand dan Amerika Serikat. Sementara itu, Perancis sedang berusaha menggolkan undang-undang yang nantinya akan dapat mengkriminalkan pelaku.

Meski begitu, kita tak perlu lama-lama mengelus dada melihat kondisi hukum di Indonesia. Kamu bisa melakukan beberapa hal.

Pertama dengan meneriaki pelaku dari jarak cukup jauh. Sebenarnya, opsi ini banyak juga dilakukan para perempuan jika hal yang tidak menyenangkan menimpanya. Hal ini membutuhkan keberanian agar nyali si laki-laki tadi ciut.

Selanjutnya bisa dengan menegur pelaku seperti yang sering saya lakukan. Jika kamu mengalami hal itu, silahkan datangi pelaku kemudian tegur dan marahi. Kenapa saya bilang marahi bukan secara baik-baik. Karna orang jahat seperti itu tidaklah pantas diperlakukan baik-baik.

Namun jika kamu tidak berani menegur langsung, kamu bisa melaporkan kejadian itu kepada teman-temanmu yang lebih berani. Kemudian suruhlah temanmu untuk menegur pelaku. Cara ini juga sering saya lakukan. Tapi ingat, kamu harus melapor kepada temanmu yang juga tidak menghalalkan perbuatan catcalling.

Ada lagi dengan memasang muka masam atau murung saat pelaku mulai beraksi. Raut muka murung menandakan bahwa kamu tidak menyukai atau tidak nyaman. Diam saja dan jalan berlalu.

Upaya mengatasi pelecehan seksual juga bisa dilakukan dengan teknologi. Di Pakistan, aplikasi anti pelecehan, women’s safety app diluncurkan seiring dengan tingginya angka kejahatan terhadap perempuan. Melalui aplikasi itu, polisi dapat melacak lokasi pelapor dengan mudah dengan bantuan GPS.

Cara lainnya adalah dengan berkampanye. Mengkampanyekan bahwa catcalling adalah perbuatan yang tidak disenangi perempuan. Para pria [semoga] bisa tahu bahwa yang mereka lakukan itu bukanlah hiburan dan sangat menyebalkan.

Anda bisa berkampanye secara langsung atau lewat tulisan, seperti yang saya lakukan sekarang. Huehue

3 thoughts on “Apa yang Mesti Saya Lakukan Jika Alami Catcalling atau Siulan di Jalan

  1. Iya di Indonesia masih minim nih akan hal ini. Jadi para pelaku masih saja menganggap catcalling itu sebagai joke terus karena ga ada teguran, jadi terus saja dilakukan tanpa ada rasa malu. Yang malu malah kebanyakan para victimnya. Huft.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *